WISUDA 2014 STIE-KertanegaraMasa jabatan Drs. Ribut Harianto, MM sebagai ketua STIE Kertanegara Malang (STIEKMA) akan segera berakhir. Selama masa jabatannya telah banyak kemajuan yang dicapai STIEKMA sebagai salah satu lembaga perguruan tinggi swasta di Kota Malang yang terus menerus mempertahankan eksistensinya  di tengah persaingan dunia pendidikan yang semakin ketat. Diakhir jabatannya, ada kabar gembira dengan datangnya tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional  Perguruan Tinggi untuk mengassesment kampus yang berada di Jalan Cengger Ayam Lowokwaru ini beberapa waktu lalu. 

Hal ini diungkapkan oleh Ribut Harianto saat mewisuda 220 mahasiswa STIEKMA di Hotel Horison, Sabtu (21/6/14) lalu. Dalam kesempatan itu ia mengatakan dilakukannya proses akreditasi  BAN PT merupakan sebuah bukti berkembangnya kampus sehingga memungkinkan untuk mendapat nilai yang lebih baik lagi dari pemerintah.

 

“Kita optimis dengan hasil karya nyata kita selama ini untuk mengembangkan lembaga, diprediksi STIE Kertanegara layak untuk menjadi kampus yang berperan aktif dalam memajukan pendidikan khususnya di Kota Malang,” ujar Ribut.

 

Menurutnya mempertahankan akreditasi itu perlu perjuangan yang luar biasa. Apalagi meningkatkannya. Dibutuhkan perjuangan yang tak mengenal batas waktu walau harus mengorbankan pikiran, tenaga dan biaya. Banyak hal yang harus benar-benar diperhatikan dan dilakukan untuk mencapai nilai akreditasi yang bagus. Diantranya bagaimana mengembangkan sarana prasarana, administrasi dokumentasi dari setiap even dan program yang dilaksnakan, pengembangan mutu kompetensi dosen sampai pada hubungan komonikasi yang baik antara alumni dan steak holder.

 

“Semua hal itu sudah kita capai, namun yang harus kita lebih perbaiki adalah sistem pengarsipan dan pelestarian lingkungan,” tambahnya.

 

Ia yakin nilai akreditasi yang rencananya akan turun bulan Agustus mendatang akan lebih baik. Untuk itu ia berharap siapapun yang akan memimpin STIEKMA setelahnya, akan dapat mempertahankan dan memperjuangkan kampus lebih baik lagi.

 

“Saya pribadi siap untuk tetap mendukung demi majunya kampus. Meski tidak lagi memimpin tapi saya tetap menjadi bagian dari lembaga ini” tutur Pria yang kini menjadi anggota terpilih DPRD Kota Malang ini.

 

Terkait dengan lulusan yang saat itu baru dikukuhkannya, Ribut memaparkan bahwa setiap lulusan STIEKMA siap untuk mengambil bagian dalam pembangunan. Khususnya di sektor perekonomian masyarakat, karena mereka  lulus sebagai sarjana ekonomi. Dan secara tegas ia menyatakan bahwa hal ini memang telah dipersiapkan kampus untuk menciptakan lulusan yang berkualitas.

 

“Pada zaman sekarang ini tantangan yang perlu segera mendapatkan jawaban adalah teknik dan strategi untuk menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang handal, kreatif dan militan”

 

Maka dalam rangka upaya peningkatan kualitas dan kompetensi lulusan ini, STIE Kertanegara dalam tugasnya  bertumpu pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Implementasinya kampus ini secara terus menerus  mencari terobosan dan langkah nyata guna membangun dirinya menjadi perguruan tinggi yang berkualitas, berdaya  saing dan bermartabat. Prioritas utamanya adalah untuk meningkatkan kinerja institusi, profesionalisme dosen, kualitas lulusan serta peningkatan mutu dan daya saing perguruan tinggi.

 

Sementara itu ketua Dewan Pembina Yayasan Pengembangan Ilmu dan Karya (YPIK) Malang, Ir. Sofyan Edi Jarwoko yang turut hadir dalam acara wisuda mengatakan tantangan terbesar perguruan tinggi saat ini adalah seberapa mampukah menghasilkan perserta didik yang terampil dan memiliki kapasitas IPTEK, sehingga dapat mengakses sekaligus menjadi pemain utama dalam percaturan dinamika global. Meskipun demikian ia yakin dengan kesungguhan dalam berusaha untuk terus maju dan berkembang STIEKMA mampu mencapai kompetensi lulusan seperti yang diharapkan.

 

“Selamat dan sukses bagi wisudawan, semoga senantiasa berhasil dalam meniti karir di dunia kerja dan kehidupan masyarakat,” ucapnya. (sumber: Malang Post)